Nika Ayu Indriyani sebagai wakil Perwakilan Pemuda Pamongan sebagai Kader KNPI Kecamatan Guntur.

GUNTUR- Jumat (23/10/2020). KNPI merupakan Komite Nasional Pemuda Indonesia yang bertujuan sebagai wadah berhimpun Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang bersifat terbuka dan independen.

Dalam acara pendidikan dan pelatihan dasar kepemimpinan Dinas Pemuda dan Olahraga Kab Demak tahun 2020 yang di selenggarakan oleh KNPI DEMAK yang berlokasi di Kecamatan Guntur di hadiri oleh salah satu pemuda Desa Pamongan, dalam hal tersebut di Wakili oleh Nika Ayu Indriyani dan dihadiri oleh 20 undangan dari perwakilan desa se-Kecamatan Guntur dan se-Kecamatan Karangtengah dengan menggunakan standar protokol kesehatan. Salah satu pengisinya adalah k Ahmad syafiq wakil ketua KNPI DEMAK, tutur beliau “KNPI di harapkan sebagai pemersatu pemuda-pemuda indonesia dalam 1 (satu) wadah”.

Dan di lanjutkan oleh Drs. Joko sari yang menjabat sebagai Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepramukaan aada Dinas Pemuda dan Olah raga Kabupaten Demak.

Pertemuan ini adalah kali pertama KNPI se-kecamatan Guntur dan terpilih ketuanya yaitu Zaenudin asal Desa Trimulyo, Guntur, Demak. Masa hikmad atau periode KNPI ini dimulai tahun 2020-2023. Semoga di harapkan adanya KNPI Kecamatan Guntur semakin solid dan kompak antar pemuda se Kecamatan Guntur dan bisa menyumbangkan pikiran, ide, gagasannya untuk kemajuan Kecamatan Guntur.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah merupakan salah satu lembaga non formal atau wadah berhimpunnya para pemuda yang salah satu perannya adalah untuk membekali atau mengembangkan kemampuan para pemuda. Uraian ini sejalan dengan Undang-undang No. 8 Tahun 1985 yang mengukuhkan bahwa KNPI merupakan satu-satunya wadah resmi tempat berkumpul atau berhimpunnya para pemuda.

Dengan tersedianya wadah tersebut diharapkan para pemuda akan dapat terkoordinir dengan baik dalam menjalankan pembangunan. Konsep pengembangan kemampuan pemuda sebagai SDM mengacu pada pandangan holistik, yang juga mengacu pada upaya pemberdayaan melalui berbagai kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomis seperti keterampilan dan berusaha. Di samping tersedianya wadah atau oraganisasi kepemudaan, secara spesifik juga berbagai kebijakan baik politik maupun ekonomi harus mampu memberikan dukungan dan terobosanterobosan yang dapat memberikan pengaruh langsung pada peningkatan kualitas pemuda sebagai sumberdaya manusia, yang akhirnya akan berdampak pada peningkatan produktifitas dan mengurangi angka pengangguran.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan