Sosialisasi Pembuatan PMT Berbasis Pangan Lokal

Pada hari Rabu, 21 Agustus 2019 diselenggarakan sosialisasi mengenai pembuatan PMT berbasis pangan local di aula Balai Desa Pamongan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, dengan sasaran ibu-ibu PKK.

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan salah satu program kerja dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang yang sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan Bidang Gizi Masyarakat (PKL-BGM).

Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk memberikan informasi mengenai kreasi pembuatan PMT dengan berbasis pangan lokal. PMT merupakan upaya memberikan tambahan makanan kepada balita untuk menambah asupan gizi guna mencukupi kebutuhan gizi agar tercapai status gizi yang baik. PMT dalam hal ini merupakan pemberian makanan dalam bentuk kudapan atau makanan selingan. PMT yang baik memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan oleh balita, seperti energi, protein, lemak, karbohidrat, dan tambahan vitamin serta mineral. Pada sosialisasi ini pembuatan PMT kami tekankan pada penggunaan pangan lokal, karena pangan local merupakan bahan makanan yang khas yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat sesuai dengan potensi yang ada pada suatu daerah. Oleh karenanya dengan penggunakan pangan local tersebut juga turut serta melestarikan bahan makanan yang khas yang dihasilkan oleh daerah tersebut. Pangan lokal yang dihasilkan di Desa Pamongan diantaranya yaitu jagung, ubi jalar, singkong, kimpul, kacang kedelai, pisang, dan labu kuning  (waluh). Pada saat penyampaian materi sosialisasi tersebut menggunakan media power point dan ibu-ibu PKK diberikan contoh resep mengenai PMT untuk balita dengan berbasis pagan lokal. Pemberian makanan tambahan tersebut diberikan kepada balita pada saat posyandu setiap bulan, maka dari itu diharapkan para penerima materi dapat membuat PMT yang sesuai dengan standar serta menggunakan bahan-bahan berbasis pangan lokal yang dihasilkan oleh masyarakat Desa Pamongan.